Ringkasan Cepat:
Philadelphia, 30 Juli 2026 — Jorge Masvidal memprediksi Islam Makhachev akan mencekik Ian Machado Garry hingga tak sadarkan diri di UFC 330 pada 15 Agustus mendatang. Mantan kontender kelas welter UFC itu menyampaikan pandangannya di podcast “Deep Waters”, menilai Garry belum pernah menghadapi grappler sekelas Makhachev.
Mengapa Ini Penting?

Duel ini adalah pertahanan gelar pertama Makhachev di kelas welter, usai merebutnya dari Jack Della Maddalena di UFC 322 lewat kemenangan telak 50-45 di tiga kartu juri, lengkap dengan lebih dari 19 menit waktu kontrol di atas matras. Bagi publik Indonesia yang mengikuti gelombang penggemar UFC domestik, laga ini relevan sebagai barometer: apakah dominasi grappling Dagestan tetap tak terbendung di divisi baru, atau boxing jarak jauh ala Garry bisa membalikkan keadaan. Analisis dari UFC 330 fight card menempatkan Makhachev sebagai favorit mutlak di angka -360, sementara Garry berada di +280 — implikasi peluang menang sekitar 26 persen untuk sang penantang.
“Saya rasa dia bakal dicekik sampai tidur. Itu yang saya harapkan.”
— Jorge Masvidal, mantan kontender kelas welter UFC, di podcast Deep Waters
Masvidal mengakui footwork dan pertahanan Garry di atas kaki cukup solid. Namun ia menegaskan sang penantang asal Irlandia belum pernah merasakan tekanan grappling elite seperti yang dimiliki Makhachev — mulai dari sweep, inside trip, hingga kontrol tubuh bagian atas.
Gaya Bertarung: Grappling Dagestan vs Boxing Irlandia

Makhachev (28-1, 17-1 di UFC) datang dari tradisi gulat Dagestan yang sama dengan Khabib Nurmagomedov, dan sepanjang kariernya dikenal jarang membiarkan lawan bertahan lama di atas kaki. Kemenangannya atas Della Maddalena di UFC 322 menegaskan pola itu berlanjut meski ia baru naik kelas dari lightweight ke welterweight. Dengan rekor tersebut, Makhachev kini menyamai catatan 16 kemenangan beruntun milik Anderson Silva di UFC.
Garry (17-1, 10-1 di UFC) sebaliknya mengandalkan jangkauan 74 inci dan tinggi 185 cm untuk bermain di jarak jauh. Statistik dari kemenangannya atas Carlos Prates di UFC Kansas City memperlihatkan keunggulan strikingnya: Garry mendaratkan 141 dari 259 pukulan total, jauh di atas 64 pukulan Prates. Namun laga itu juga menunjukkan celah — Prates sempat membuat Garry kesulitan di ronde kelima lewat rentetan pukulan jarak dekat, area yang justru menjadi kekuatan utama Makhachev.
“Dia belum pernah grappling melawan orang seperti Makhachev — sweep-nya, inside trip-nya, kontrol tubuh atasnya.”
— Jorge Masvidal, podcast Deep Waters
Reaksi dan Dampak

Pandangan Masvidal bukan berdiri sendiri. Rekan panelisnya di podcast yang sama, mantan juara kelas menengah UFC Chris Weidman, disebut memiliki penilaian serupa soal keunggulan Makhachev di atas matras. Dustin Poirier turut memberikan pratinjau laga ini secara terpisah di segmen CBS Sports, menandakan atensi besar dari kalangan petarung senior terhadap duel ini.
Jalan Panjang Garry Menuju Kesempatan Gelar

Garry membangun kelayakannya menantang gelar lewat rangkaian laga berat. Satu-satunya kekalahannya datang dari Shavkat Rakhmonov di UFC 310 lewat keputusan bulat ketat 48-47 di tiga kartu juri — laga yang tetap dipuji kritikus sebagai penampilan berkelas meski berujung kalah. Ia lalu bangkit mengalahkan Carlos Prates secara unanimous decision di UFC Kansas City, menghentikan rekor tak terkalahkan Prates di UFC. Puncaknya, Garry mengalahkan mantan juara welterweight Belal Muhammad lewat keputusan bulat di UFC Qatar November 2025 — laga yang turut dibahas dalam liputan UFC Fight Night 278 Muhammad vs Bonfim, di mana Muhammad kembali tampil usai kekalahan beruntun tersebut.
Kronologi Peristiwa
| Waktu | Kejadian | Sumber |
|---|---|---|
| Desember 2024 | Garry kalah dari Shavkat Rakhmonov via unanimous decision di UFC 310 | Yahoo Sports |
| April 2025 | Garry kalahkan Carlos Prates via unanimous decision di UFC Kansas City | ESPN |
| November 2025 | Garry kalahkan Belal Muhammad via unanimous decision di UFC Qatar | MMA Weekly |
| 15 November 2025 | Makhachev rebut gelar welter dari Jack Della Maddalena di UFC 322 | UFC 330 Fight Card |
| 28-29 Juli 2026 | Masvidal ungkap prediksi cekikan di podcast Deep Waters | MMA News |
| 15 Agustus 2026 | UFC 330: Makhachev vs Machado Garry di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia | UFC.com |
Pertanyaan Seputar UFC 330
Kapan UFC 330 digelar?
UFC 330 berlangsung 15 Agustus 2026 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, disiarkan lewat Paramount+ tanpa format pay-per-view terpisah.
Siapa favorit menang menurut odds?
Islam Makhachev menjadi favorit mutlak di -360, sementara Ian Garry berstatus underdog di +280 menurut data UFC.com.
Apa dasar prediksi Masvidal?
Masvidal menilai Garry belum pernah menghadapi level grappling seperti Makhachev, meski mengakui footwork dan pertahanan tegak Garry tergolong kuat.
Apa Selanjutnya?
Jika prediksi Masvidal terbukti, Makhachev akan mengukuhkan status sebagai salah satu petinju gulat paling dominan lintas dua divisi UFC. Momentum pergantian kekuasaan di UFC turut terlihat di kelas lain — kemenangan Justin Gaethje merebut gelar lightweight dari Ilia Topuria, yang dibahas lengkap dalam Gaethje rebut gelar UFC lightweight dari Topuria, menegaskan betapa cepat peta juara UFC berubah musim ini. Publik juga menanti apakah Conor McGregor, yang tengah menjalani proses pemulihan seperti diulas di comeback Conor McGregor, turut memberi komentar jelang UFC 330.
Artikel ini ditulis oleh Redaksi RadioWar, tim editorial olahraga tempur di radiowar.id. Hubungi: [email protected]