Ringkasan Cepat:
- Aziz Calim menang split decision atas Jekson Karmela alias KKajhe di Main Event GFC Series 2
- Duel digelar Sabtu, 27 Juni 2026, di Bali United Studio, Jakarta Barat, dalam kelas Super Featherweight
- Kemenangan ini memperpanjang dominasi Calim dalam rivalitas rematch keduanya
Jakarta, 03 Juli 2026 — Aziz Calim mengalahkan Jekson Karmela atau KKajhe lewat keputusan split decision di Main Event Garuda Fight Championship (GFC) Series 2. Pertarungan tinju profesional lima ronde itu berlangsung Sabtu, 27 Juni 2026, di Bali United Studio, Jakarta Barat.
Mengapa Duel Ini Jadi Sorotan?

Aziz Calim dan KKajhe bukan orang asing satu sama lain. Ini adalah laga ulang yang mempertemukan dua nama besar di dunia combat sport hiburan Indonesia. Tema besar GFC Series 2, “Clan KK vs Everyone”, membuat duel ini terasa lebih dari sekadar pertandingan biasa.
Calim tampil sebagai wakil kubu “Everyone” yang mengandalkan teknik dan strategi. Sementara itu, KKajhe berasal dari Papua dan dikenal lewat striking khas Muay Thai yang keras. Latar belakang berbeda inilah yang membuat pertemuan keduanya dinanti penggemar tinju Tanah Air.
Format laga juga jadi variabel baru. Kedua petarung harus merombak gaya bertarung mereka demi menyesuaikan aturan murni tinju yang menitikberatkan presisi pukulan dan footwork, bukan gaya kick striking yang biasa mereka pakai di laga sebelumnya.
Jalannya Pertandingan dan Hasil Akhir

Duel berjalan sengit sejak ronde pembuka. Kedua petarung tampil agresif dan saling melancarkan kombinasi pukulan untuk menguasai jalannya pertandingan. Calim unggul lewat akurasi pukulan dan pergerakan kaki yang lebih disiplin dibanding lawannya.
KKajhe sempat menekan lewat serangan jarak dekat, namun tak cukup mengubah arah laga. Hasil akhir ditentukan lewat keputusan juri, dengan satu juri menilai laga imbang sementara dua juri lain memberi keunggulan poin untuk Calim — sehingga kemenangan jatuh lewat split decision.
Promotor sekaligus CEO GFC, Helmi Darajat Arifin, menegaskan filosofi di balik ajang ini. “GFC Series 2 bukan hanya soal pertandingan,” ujarnya saat konferensi pers 2 April 2026 di iNews Tower Jakarta, merujuk pada misi membangun ekosistem combat sport nasional yang lebih besar.
Dampak Bagi Karier Kedua Petarung

Bagi Aziz Calim, peraih medali emas SEA Games 2023, kemenangan ini memperkuat posisinya sebagai salah satu petarung yang tengah naik daun di GFC. Rekornya atas KKajhe kini makin memanjang setelah rematch ini.
Sebaliknya, kekalahan menjadi bahan evaluasi bagi KKajhe. Ia harus memperbaiki manajemen ritme pertandingan jika suatu saat kembali dipertemukan dengan Calim di atas ring.
Duel ini juga jadi contoh tren distribusi combat sport lokal. SVP Content Acquisition & Partnership Vidio, Dhini W Prayogo, menyoroti pentingnya menonton lewat jalur resmi. “Praktik pembajakan tidak hanya merugikan hak dan platform,” katanya, mengingatkan dampaknya pada kesejahteraan atlet dan industri tarung Indonesia.
Kronologi Peristiwa
| Waktu | Kejadian |
|---|---|
| 2 April 2026 | Konferensi pers resmi GFC Series 2 digelar di iNews Tower Jakarta |
| 26 Juni 2026 | Sesi weigh-in Calim vs KKajhe digelar sebagai penanda kesiapan petarung |
| 27 Juni 2026 | Main Event Calim vs KKajhe berlangsung di Bali United Studio, Jakarta Barat |
| 27 Juni 2026 | Aziz Calim dinyatakan menang lewat split decision |
Apa Selanjutnya?
Belum ada pengumuman resmi soal jadwal GFC seri berikutnya. Namun mengingat GFC Series 1 digelar Oktober 2025 dan Series 2 menyusul Juni 2026, publik combat sport lokal mulai menanti kabar seri lanjutan.
Popularitas format “sportainment” ala GFC — memadukan petarung profesional dengan figur publik — turut mendorong ekspektasi ini. Tren serupa juga terlihat di ajang duel influencer boxing lain di Tanah Air, yang belakangan makin ramai penonton.
Sementara GFC masih membangun ekosistemnya, skena combat sport internasional juga terus bergerak cepat, mulai dari gelar unifikasi lightweight UFC hingga kembalinya nama besar seperti McGregor ke divisi featherweight. Perkembangan ini turut jadi acuan bagi promotor lokal dalam merancang seri berikutnya.
Artikel ini ditulis oleh Redaksi RadioWar, tim editorial olahraga tarung RadioWar.id.